![]() |
| ibu hamil di tengah tantangan pandemi covid-19 (credit pict by pixabay) |
Apalagi pas banget saya tengah menghadapi tri semester 3 kehamilan keenam insyaaAllah.
Ya Allah, hanya Engkau yang Tahu apa yang sedang bergejolak dalam batin ini. Dan, saya sangat yakin gejolak ini pun dirasakan oleh teman-teman sesama bumil di mana pun berada. Terlebih kita berada dalam pandemi virus corona covid-19 yang menghebohkan dunia.
Seperti yang cerita sebelumnya, kehamilan saya kali ini menurut nakes setempat dinyatakan kehamilan risti (risiko tinggi). Baca disini yah ceritanya... Sehingga, saya tetap disarankan untuk merencanakan persalinan di Rumah Sakit terdekat.
Nah, jika kondisi normal mah mungkin gak terlalu cemas yah lahiran di RS, apalagi RS rujukan ini adalah RS besar yang juga menjadi rujukan pasien terdampak covid-19. Sekarang lain cerita, apalagi salah seorang dokter Sp.OG di POGI Jaya (Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Jakarta Raya) tempo hari mengatakan bahwa ibu hamil, ibu menyusui dan bayi merupakan populasi berisiko utama terdampak kefatalan virus corona covid-19. Meski belum ditemukan kasus terkait hal ini, tetap perlu waspada sebab mereka rentan dengan berbagai penyakit akibat perubahan hormonal. Yang pada gilirannya dapat mempengaruhi imunitas tubuh menjadi lemah.
Tuh kan....?!
Habis baca pernyataan tersebut jadinya H2C alias harap-harap cemas bukan?
Kalau saya sih iya, dan ini lah yang mendominasi pikiran beberapa hari terakhir ini. Jelang bersalin di tengah tantangan pandemi covid-19 membuat ibu hamil berada dalam situasi cemas dan optimis.
Lalu, apa yang bisa kita ikhtiarkan? agar kecemasan itu tidak mengalahkan rasa optimis kita?
Semoga beberapa tips di bawah ini dapat mengoptimalkan ikhtiar bumil dalam rangka mengusahakan sebab perlindungan dari paparan covid-19 ini;
1. Tawaqal kepada Allah, terima kondisi ini dengan penuh keikhlasan dan kesabaran
2. Perbanyak istighfar dan do'a memohon perlindungan dari bahaya dan penyakit yang menular
اَللَّÙ‡ُÙ…َّ Ø¥ِÙ†ِّÙŠ Ø£َعُوذُ بِÙƒَ Ù…ِÙ†َ الْبَرَصِ ÙˆَالْجُÙ†ُونِ Ùˆَالْجُذَامِ ÙˆَÙ…ِÙ†ْ سَÙŠِّئِ اْلأَسْÙ‚َامِ
Artinya: Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala keburukan segala macam penyakitBaca juga Doa dan Dzikir saat wabah
4. Kooperatif dengan anjuran #staydirumah dan #socialdistancing yang saat ini menjadi himbauan dari pemerintah, termasuk menahan diri untuk tidak melakukan kontrolling kehamilan jika bukan dalam kondisi darurat.
5. Senantiasa menjaga faktor kebersihan seluruh anggota tubuh dan higienitas lingkungan rumah.
Mungkin segitu dulu yang dapat saya bagikan, sambil menata hati dan pikiran tetap tenang dan santai agar bisa fokus mempersiapkan perawatan prenatal nanti.
Bismillah, Laa Haula Wa Laa Quwwata Illa Billah... Mari saling mendoakan ya bund...
Yogyakarta, 30032020
/Lina Ibune Azzam/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar