Follow Me @linaibuneazzam

Minggu, 19 Juni 2016

NHW#5 Learn How To Learn

NICE HOMEWORK #5

MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL  BATCH #1
BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR (Learn How to Learn)
Setelah kemarin kita mempelajari  tentang “Learn How to Learn”  maka kali ini kita akan mempraktekkan bagaimana diri kita sebagai Ibu pembelajar sejati, memahami tentang karakteristik belajar kita, sehingga kelak anda bisa memiliki panduan untuk melihat bagaimana anak anda belajar.

Beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam proses belajar adalah
a. Diri Sendiri
b. Kemampuan dan gaya belajar anda
c. Proses yang berhasil anda gunakan dan dibutuhkan
d. Minat dan pengetahuan atas mata pelajaran yang diinginkan

PANDUAN BELAJAR UNTUK BELAJAR
Silakan amati proses belajar bunda saat ini ketika menjadi ibu, baik dalam mengikuti forum belajar di grup Ibu Profesional maupun di forum-forum belajar yang lain. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sebagai panduan:

TAHAP 1:

Mulai dengan masa lalu
Apakah pengalaman anda tentang cara belajar? Apakah anda
🔹senang membaca? memecahkan masalah? menghafalkan? bercerita? menterjemah? berpidato?
🔹mengetahui cara meringkas?
🔹tanya diri kita sendiri tentang apa yang kita pelajari?
🔹Apakah punya akses ke informasi dari banyak sumber?
🔹menyukai ketenangan atau kelompok belajar?
🔹memerlukan beberapa waktu belajar singkat atau satu yang panjang?
🔹Apa kebiasaan belajar anda? Bagaimana tersusunnya? Yang mana terbaik? terburuk?
🔹Bagaimana saya berkomunikasi untuk mendapatkan feedback system terhadap apa yang saya pelajari? Melalui ujian tertulis, naskah, atau wawancara?

TAHAP 2
Teruskanke masa sekarang, ambil mata pelajaran dalam universitas kehidupan ini.
🔹Berminatkah anda?
🔹Berapa banyak waktu saya ingin gunakan untuk belajar?
🔹Apa yang bersaing dengan perhatian saya?
🔹Apakah keadaannya benar untuk meraih sukses?
🔹Apa yang bisa saya kontrol, dan apa yang di luar kontrol saya?
🔹Bisakah saya merubah kondisi ini menjadi sukses?
🔹Apa yang mempengaruhi minat  anda terhadap pelajaran ini?
🔹Apakah saya punya rencana?
🔹Apakah rencana itu mempertimbangkan pengalaman dan gaya belajar anda?

TAHAP 3
Pertimbangkan Proses
🔹Apa judulnya?
🔹Apa kunci kata yang menyolok?
🔹Apakah saya mengerti?
🔹Apakah yang telah saya ketahui?
🔹Apakah saya mengetahui pelajaran sejenis lainnya?
🔹Sumber-sumber dan informasi yang mana bisa membantu saya?
🔹Apakah saya mengandalkan satu sumber saja (contoh, buku)?
🔹Apakah saya perlu mencari sumber-sumber yang lain?
🔹Sewaktu saya belajar, apakah saya tanya diri sendiri jika saya mengerti?
🔹Sebaiknya saya mempercepat atau memperlambat?
🔹Jika saya tidak mengerti, apakah saya tanya kenapa?
🔹Apakah saya berhenti dan meringkas?
🔹Apakah saya berhenti dan bertanya jika ini logis?
🔹Apakah saya berhenti dan mengevaluasi (setuju/tidak setuju)?
🔹Apakah saya membutuhkan waktu untuk berpikir dan kembali lagi?
🔹Apakah saya perlu mendiskusi dengan "para pembelajar" lain untuk proses informasi lebih lanjut?
🔹Apakah saya perlu mencari "para ahli", guru atau pustakawan?

TAHAP 4
BUAT REVIEW
🔹Apakah kerjaan saya benar?
🔹Apakah bisa saya kerjakan lebih baik?
🔹Apakah rencana saya serupa dengan "diri sendiri"?
🔹Apakah saya memilih kondisi yang benar?
🔹Apakah saya meneruskannya; apakah saya disiplin pada diri sendiri?
🔹Apakah saya merasa sukses?
🔹Apakah saya merayakan kesuksesan ini?

Selamat memahami diri dalam proses belajar.

Salam Ibu Profesional,

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Bismillah,

Nice Home Work # 5
@linaibuneazzam - iip karawang

LEARN HOW TO LEARN

TAHAP 1, MASA LALU

Saya tipikal orang yang senang belajar sebenarnya, apalagi untuk hal-hal baru dan menarik minat saya. Dari dulu hingga sekarang saya masih suka membaca, kemudian mereview kembali terkadang dalam bentuk tulisan teks ataupun mind map. Mind map ini menjadi pilihan cara saya meringkas dengan sangat mudah dan menyenangkan. 

Saya termasuk tipe yang membutuhkan waktu yang agak panjang untuk menelaah dan melakukan analisa, terlebih jika mata pelajarannya itu memang harus melalui tahapan perenungan yang dalam. Untuk mata pelajaran yang ringan, umumnya saya mampu dengan cepat memahaminya. Dari ketiga modalitas belajar, atau lebih sering disebut VAK (Visual, Auditori, Kinestetik), saya memiliki kecenderungan Visual~Auditori, walaupun terkadang saya membutuhkan experiment juga saat memcoba mempelajari sesuatu yang baru.

TAHAP 2, SUBJEK KEHIDUPAN 

Beruntung sekali rasanya Allah memberi rizqi berupa pernikahan, suami yang hanif dan juga anak-anak sebagai guru dan teman belajar saya. 8 tahun lalu, saya merasa itulah Km O saya menjadi pembelajar yang seutuhnya. Belajar tentang kehidupan, kearifan dan hikmah. Saya merasa doa dzikir pagi yang berusaha untuk saya rutinkan yaitu "allahumma innii as aluka 'ilman naafi'an..." itu telah dikabulkan Allah, sungguh Allah Maha Baik, terkadang dengan sebuah peristiwa sederhana saya mendapat hikmah disana, saya pun merasa Allah juga menjaga agar saya tetap (on track) pada jalur ilmu-ilmu yang bermanfaat.
Seperti halnya, Allah mempertemukan saya dengan komunitas Ibu Profesional ini di tahun 2009, dikumpulkan dengan sahabat-sahabat saya di Khodijah Leader Forum. 

Salah satu materi kehidupan yang sedang saya pelajari adalah ilmu menjemput rizqi. Dengan satu materi ini saja saya mendapatkan buanyaaak...sekali ilmu-ilmu disana, baik ilmu utamanya maupun ilmu turunannya. Sejatinya, untuk menilai atau mengetahui seberapa tingginya derajat suatu ilmu maka lihatlah objek dari ilmu tersebut

Sebagai contoh; ilmu aqidah/tauhid itu menduduki derajat ilmu yang paling tinggi karena objek yang dipelajarinya adalah Allah Sang Pencipta.  Nah, karena saya sedang mempelajari Ilmu Menjemput Rizqi, maka sudah pasti kata kuncinya ada pada kata Rizqi, sehingga saya mencoba membuat beragam pertanyaan sebagai panduan saya menggali ilmu tersebut.
Dengan formula tanya 5W + 1H, memudahkan saya mensistematiskan pelajaran dengan baik dan lebih integral. Dan, karena ilmu ini berbicara tentang Rizqi maka saya pun harus mengenali Sang Pemberi Rizqi, memahami segala hal terkait maksud dan tujuan penciptaan saya, memahami posisi saya dalam ikhtiar menjemput rizqi ini, memahami bagaimana cara  menjemput rizqi, dll... sehingga dengan 1 subjek ini saja sudah mampu menarik ilmu-ilmu turunan yang lain.

TAHAP 3, PERTIMBANGKAN PROSES

Delapan tahun sudah saya berproses dan selama jatah hidup saya masih ada, maka sayapun akan terus berproses. Try-Error and Learn menjadi metode belajar saya, dan hingga tahun kedelapan ini, saya merasa saya sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dan masih akan terus berbenah diri, terus dan terus. Kehidupan, Keluarga, Komunitas dan Aktivitas keseharian saya menjadi satu lingkaran medan pembelajaran yang tidak bisa lepas.  Karena saya belajar untuk hidup, dan hidup itu adalah belajar. Salah satu kekuatan saya adalah, saya cukup mandiri dalam proses belajar dan mencari sumber belajar ini. Baik sumber offline maupun online. Sesekali membutuhkan ruang "diskusi" bersama pembelajar lain dengan tujuan memperkuat pemahaman sebuah materi.
Untuk hal-hal diluar kapasitas dan kekuatan saya, maka saya juga membutuhkan ahli/maestro di bidang tertentu sebagai tempat saya menyimak ilmu, bertanya, uji coba dan memetik hikmah. Sehingga, saya senang sekali mendata profil para ahli/maestro yang sekiranya kelak akan saya kunjungi, entah sendiri ataukah bersama keluarga.

TAHAP 4, REVIEW

Sukses...!!!, rasanya terlalu dini bila menyimpulkan kesuksesan di saat proses ini. Biarlah Allah dan manusia yang menilai saja. Yang bisa saya lakukan hanyalah ikhtiar sekuat tenaga, menjaga ritme dan tujuan agar selalu on track. 

Saya bisa karena Allah yang memampukan, Wallahu Musta'an.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar