Setelah menelaah karakteristik abad 21 dan pergeseran model pembelajarannya, maka tahap selanjutnya kita akan memahami bagaimana proses berpikir yang selaras dengan karakteristik abad 21 tersebut. Berpikir yang dimaksud adalah keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS, High Order Thinking Skill).
Apa itu HOTS?
HOTS ini merupakan kemampuan berpikir untuk memecahkan masalah (problem solving), kemampuan berpikir kritis (critical thinking), kemampuan berpikir kreatif dan divergen (creative thinking and divergen), kemampuan berargumen (reasoning) dan kemampuan mengambil keputusan (decision making). Kemampuan-kemampuan tersebut dimaknai sebagai kecakapan berpikir pada level tinggi.
Gagasan HOTS ini awalnya, secara sederhana dijelaskan oleh Benjamin S. Bloom (1956) dalam Taxonomy Bloom, yang kemudian mengalami revisi oleh muridnya Anderson, L.W (2001). Mari kemudian kita cermati bersama,
![]() |
| https://thesecondprinciple.com/teaching-essentials/beyond-bloom-cognitive-taxonomy-revised/ |
Awalnya taksonomi Bloom terdiri atas dua domain, domain kognitif dan afektif. Sehingga pada taksonomi Bloom (old) disusun dalam bentuk kata benda/sifat. Hingga pada versi revisi, terlihat bahwa terdapat penambahan domain psikomotorik melengkapi versi lama.
Maka, pada tahun 2001 murid Benjamin S.Bloom yang bernama Lorin Anderson mempublikasikan hasil revisinya dan diberi nama Revisi Taksonomi Bloom. Beberapa poin perbaikannya adalah;
1. Masing-masing kategori masih dalam urutan hirarkis (dari level terendah, menengah dan tertinggi)
2. Perubahan kategori dalam bentuk Verb Form
3. Kemampuan analitis dan sintesis diintegerasikan menjadi analisis saja
4. Menambahkan kategori creating pada puncak level berpikir
Bagaimana memahami Revisi Taksonomi Bloom?
![]() |
| https://www.karenwalstraconsulting.com/home/index.php?ipkArticleID=15 |
Tingkatan berpikir itu diawali dengan proses mengerti (remembering) yakni mengambil kembali info yang tersimpan dari memori. Ini masuk pada tingkatan berpikir level terendah ( LOTS, Lower Order Thinking Skills).
Dua tahap berikutnya adalah memahami (understanding) yakni membangun koneksi konsep di dalam pikiran, kemudian menggunakan konsep tersebut dalam sebuah penerapan (applying). Tahap ini masuk ke dalam tingkatan berpikir level menengah ( MOTS, Middle Order Thinking Skills).
Hirarki berikutnya merupakan tingkatan berpikir pada level tertinggi (HOTS, Higher Order Thinking Skills). Dimulai dengan kemampuan menganalisa, mengkritisi, mengidentifikasi kemudian meningkat memeriksa, membuat keputusan, menalar hingga menemukan sebuah solusi dari masalah dan pada puncak HOTS ditandai dengan kemampuan berpikir kreativ (creative thinking), mampu mengorganisasikan segenap informasi yang dimiliki dengan cara baru atau cara yang berbeda.
Referensi :
http://alief-hamsa.blogspot.co.id/2012/11/revisi-taksonomi-bloom.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar