Alhamdulillah pekan kedua di Kampus Ibu Pembaharu (www.ibupembaharu.com) adalah pekan yang seru dan menyenangkan. Kami diminta untuk melakukan review atas jurnal buddy kami. Dan, untuk kali pertama ini saya dijodohkan dengan mbak Niya Nuryanti, beliau dari IP Regional Banten.
Setelah tahu siapa buddy-ku, segera kuhubungi beliau. Obrolan di awal masih seputar menghangatkan komunikasi, keesokan harinya kami mulai aga-agak serius ngobrolin tentang problem statement yang sudah dibuat dalam jurnal masing-masing.
Ingat pesan ibu Septi, bahwa kami diminta untuk memastikan problem statement dan akar masalah yang sudah ditentukan dalam tahap identifikasi masalah benar-benar menjadi pijakan kita untuk melangkah. Dan sangat diharapkan tidak berubah setelahnya. Hal ini pastinya akan terkait dengan tahap mastermind di akhir program Problem Based Learning ini.
Oiya sekilas tentang Problem Based Learning, secara sederhana ini adalah salah satu gaya belajar yang sedang dilatihkan kepada mahasiswa Kampus Ibu Pembaharu. Dimana, pada gaya ini kita akan meng-upgrade gaya belajar tradisional/konvensional menjadi problem based ini.
Pada tradisional learning, skema belajar yang terjadi secara umum adalah pembelajar diberi tahu sebuah konten, kemudian diminta untuk mengingatnya/menghafalkannya lalu dibuatlah soal untuk memastikan materi yang telah dihafal bisa menjawabnya.
Berbeda dengan skema problem based learning, dimana dari tahap menemukan masalah dulu, baru kemudian mengidentifikasi apa yang perlu dipelajari untuk menemukan solusi. Dan kemudian mengujicobakan solusi dengan model learn and relearn, hingga benar-benar akhirnya menemukan solusi yang tepat.
^-^
Dan, akhirnya sampailah saya pada tahap memberi feedback atas jurnal mbak Niya. Berikut ini problem statement dan juga analisa akar masalah yang mba Niya pilih untuk ditemukan solusinya.
![]() | ||
Problem Statement by Niya
|
Saya coba menuliskan hasil feedback untuk mbak Niya, kedalam template yang sudah disediakan oleh tim formula Bunda Shaliha. Berikut isinya;




Tidak ada komentar:
Posting Komentar