Bismillah,
Mencoba menjadikan satu kebiasaan baru, setelah selesai mendapat ilmu dan pencerahan saatnya merekontruksikannya dan (ini yang paling penting) membuat jurnal refleksinya sebagai murid sekaligus fasilitator dalam perkuliahan Bunda Sayang ibu-ibu keren sejagad raya (insyaaAllah) yakni Institut Ibu Profesional.
Founder IIP bersama dengan Invisible Team beliau berhasil membuat kami (para murid IIP) terpana dan terpesona dengan kejutan demi kejutan dalam setiap materi perkuliahan. Setiap etape menuju Pembelajar Sejati dilewati setahap demi setahap, beliau pun sebagai Kanda Guru kami mengajarkan tanpa menggurui tentang bagaimana itu Learn How To Learn yang sebenarnya. Benar-benar pengalaman belajar yang tak terlupakan.
Nah, pada materi 11 ini mengusung cara belajar baru yakni "Learning by Teaching", wuihhh... benar-benar sangat seru dan menantang. Semua pembelajar di IIP pun kembali tersadarkan bahwa, semua adalah guru, semua adalah murid, tidak ada satu sumber utama. Semua jadi aktiv, bersama-sama mengeksplorasi gagasan baik yang sudah terpendam maupun gagasan baru. Semua saling terlibat mengkaji beraneka sumber ilmu kemudian mendiskusikan bahkan saling mencerahkan satu sama lain. Semua meningkatkan pengetahuan serta keterampilan berkomunikasi, curah gagasan dan presentasi. Sehingga pada gilirannya kita bertabur harta karun keilmuan yang sangat berharga.
Learning by Teaching, sejatinya proses belajar yang dilakukakan dua kali. Artinya belajar dengan cara mengajar maka kita tanpa sadar telah Belajar untuk diri kita sendiri (1 kali) dan Belajar untuk teman-teman (2 kali). Maka semoga dengan cara belajar dan mengajar ini akan memberi kontribusi positif dan keberkahan sebuah ilmu dan taman ilmu.
Dan, akhirnya saya pun mengumpulkan jurnal refleksi ini dengan bahagia.
Yogyakarta, 31 Januari 2018
bertepatan dengan fenomena Super Blue Blood Moon
/Lina Prihatin/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar